Kamis, 22 November 2012


Tips Cegah Penyakit di Musim Hujan.
Nah sekarangkan lagi musim hujan nih…inilah tips suapay tetap vit meskioun hujan telah menghadang aktivitas kita dan penyakit yang berserakan.

Tips mencegah penyakit ketika musim hujan tentu bukanlah suatu perihal yang biasa kita lakukan karena kita tidak sadar akan banyaknya jenis penyakit yang sering muncul ketika musim penghujan telah tiba,tetapi mencegah penyakit yang sering mucul ketika musim penghujan tiba pun bukan tak mungkin kita lakukan asal saja kita tahu dan memahami cara cara virus,jamur atau bakteri penyebab penyakit tersebut berasal dan berkembang terlebih ketika musim penghujan seperti saat ini.

Musim hujan di Indonesia terutama kota kota besar sering di identikan dengan bencana banjir,padahal Selain dihadapkan dengan masalah banjir, beberapa penyakit juga akan tumbuh subur di musim hujan, seperti influenza atau flu, demam berdarah, dan diare. 

Banyak kasus penyakit yang semula tak ada di musim hujan kemudian timbul karena sebab tersebut, contohnya penyakit leptospirosis, yang berasal dari tikus. Mulanya agent penyakit tak ada, kalau kuman pada urin tikus tak keluar terbawa air musim hujan. Namun, karena hujan, kuman tersebut bisa jadi berada di genangan-genangan air yang terinjak kaki.

Jika kita terinjak oleh kotoran tikus dan kebetulan kaki kita ada yang lecet atau terluka, kuman tersebut dapat masuk ke dalam tubuh kita. Contoh lainnya adalah mengenai kemungkinan tercemarnya sumber air bersih. Air hujan akan membawa kotoran ke berbagai tempat, juga bisa mencemari berbagai sumber air bersih, Akibatnya tentu akan menurunkan kualitas air menjadi tak layak konsumsi.


Hujan juga akan menyebabkan timbulnya genangan-genangan air baru. Yang ternyata menjadi tempat potensial untuk hidupnya nyamuk Aides aegypti, yang dikenal sebagai pemicu lahirnya penyakit demam berdarah.
 

Jadi sudah siapkah kita melakukan pencegahan dari penyakit utama musim hujan tersebut ?
 
Berikut akan saya tuangkan beberapa tips pencegahan penyakit yang sering muncul ketika musim penghujan telah tiba,tips tips ini saya telah gabungkan dari berbagai ilmu yang mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi rekan rekan mbah daur semua :

Cegah Diare.
Kita harus memperhatikan lingkungan agar tetap terhindar dari potensi timbulnya penyakit. Kuman atau bibit penyakit akan tumbuh subur pada lingkungan yang kotor.
Pada keadaan tersebut kalau kita perhatikan lingkungan sekitar bahwa lalat dan kecoa akan lebih banyak. Kita tahu bahwa lalat dan kecoa merupakan vector penting membawa kuman penyakit, terutama kuman penyakit yang menyerang pencernaan kita.

Saat musim hujan, permukaan air naik. Jika air tersebut tercemar dan masuk ke dalam sumur atau sumber air lainnya yang dikonsumsi masyarakat, maka rentan terserang diare.

Berikut beberapa tips untuk mencegah diare:
Saat hujan turun tiap hari, selokan-selokan yang tersumbat biasanya meluap, dan membawa parasit cacing serta amoeba turut terangkat. Untuk mencegah diare biasakan untuk menjaga kebersihan dengan cuci tangan dan kaki setelah berpergian. Cuci tangan sebelum makan dengan sabunKenakan alas kaki untuk mencegah penyebaran dan masuknya kotoran atau parasit lewat kulit.Hindari membeli makanan di sembarang tempat. Minumlah hanya minum air matang atau  air yang sudah mendidih, mengkonsumsi makanan yang telah dimasak.  Tutup makanan yang disajikan dengan tudung saji.Jaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan selokan, terutama yang tersumbat, buang sampah pada tempatnya.Perbanyak minum vitamin dan asupan nutrisi untuk menjaga kondisi tubuh.Sediakan selalu oralit di rumah.

Mencegah Flu.

·                     Cuci Tangan, Sebagian virus flu menyebar lewat kontak langsung, jadi usahakan untuk mencuci tangan sesering mungkin pakai sabun dan kalau bisa dengan air hangat.
·                     Jangan Menyentuh Muka, Biasanya virus flu masuk ke tubuh lewat mata, hidung atau mulut. Jadi usahakan jangan terlalu sering menyentuh bagian muka.
·                     Mengkonsumsi makanan dan minuman hangat, terutama menu empat sehat lima sempurna. Konsumsi makanan yang mengandung Phytochemical, yaitu bahan kimia alami yang ada pada tumbuhan yang memberi vitamin pada makanan. Zat jenis ini terdapat pada buah dan sayur segar berwarna hijau, merah dan kuning gelap.
·                     Minum Banyak Air Putih, Air berfungsi mengangkat racun-racun yang ada dalam tubuh. Orang dewasa butuh delapan gelas air dalam sehari.
·                     Terapkan pola hidup sehat  dan berolahraga secara teratur, tak perlu olahraga berat. Yang penting dapat dilakukan secara teratur, seperti jogging ataupun senam ringan. Beristirahat cukup. Istirahat yang cukup akan memperkuat daya tahan tubuh.
·                     Hindari kontak dengan penderita. Virus flu tersebar juga melalui udara dan air liur. Oleh karena itu, hindari pertemuan jarak dekat dengan penderita flu.
·                     Jangan merokok. Perokok berat lebih rentan terserang flu. Asap rokok dapat menyebabkan bagian sistem pernapasan kering, sehingga lebih mudah terserang virus.
·                     Bila Anda menggunakan AC, sering-seringlah membersihkan penyaringnya agar debu, jamur, dan berbagai hal yang mungkin dapat mencetuskan alergi dapat dikurangi. Demikian juga dengan karpet dan sofa.
·                     Kenakan jas hujan atau payung ketika hujan. Gunakan penutup hidung bila berada di daerah rawan polusi.

Mencegah Demam Berdarah.
Rajin-rajinlah membersihkan selokan, bak-bak air tadah hujan maupun kamar mandi, membuang sampah pada tempatnya dan menyiangi kebun untuk menghindari nyamuk berkembang biak.
Usir nyamuk dengan obat nyamuk sebelum berangkat tidur, atau Anda bisa menggunakan obat nyamuk gosok, atau tidur menggunakan kelambu.

Bak atau tempat penampungan air harus ditutup untuk mencegah nyamuk bertelur di tempat itu dan dikuras paling tidak dua kali seminggu, supaya telur-telur nyamuk tidak menetas menjadi jentik.
Jaga kerapian. Jangan menggantung baju. Lebih baik lipat saja, sebab pakaian yang tergantung bisa menjadi tempat persembunyian nyamuk aedes aegypti. Bersihkan setiap hari meja dan laci yang ada di kamar Anda. Buanglah kertas-kertas yang tak terpakai sebab laci meja yang kotor dan tak terurus juga bisa menjadi sarang nyamuk.

Abatisasi. Abatisasi adalah menaburkan bubuk abate pada tempat-tempat penampungan air. Abatisasi bisa diulang setiap 2-3 bulan sekali. Abate tidak berbahaya bagi manusia. Abatisasi hanya pada tempat-tempat air tergenang, seperti bak mandi, jambangan bunga, dan selokan kecil. Jangan taburkan abate ke air yang mengalir. Abate juga baik ditaburkan ke tempat-tempat air yang sulit dikuras atau dibersihkan.

mencegah penyakit lebih baik daripada mengobati…

Rabu, 21 November 2012

Sikat Gigi Itu Penting


Memiliki Sikat Gigi Pribadi adalah Hal yang Penting !!!
Saya sekarang sedang mengalami sedikit sakit pada gigi saya, nah dari hal inilah saya terinspirasi untuk memposting artikel ini. Maaf sedikit Curhat!! Hehehehe…..Langsung saja ini artikel dari penelitian saya menjelajah dunia Internet…!!
Hasil penelitian di Universitas Manchester, Inggris menyatakan sikat gigi merupakan tempat yang potensial penuh dengan kuman. Mereka telah menemukan bahwa satu sikat gigi yang tidak tertutup dapat menjadi tempat berkumpulnya lebih dari 100 juta bakteri, termasuk bakteri E. coli, yang dapat menyebabkan diare, dan bakteri staphylococci yang menyebabkan infeksi kulit.
Tapi jangan panik. Pada faktanya adalah mulut kita tidak pernah benar-benar steril.
“Faktanya adalah, sudah terdapat ratusan mikroorganisme dalam mulut kita setiap hari,” kata Gayle McCombs, RDH, MS, Profesor dan direktur Pusat Penelitian Kebersihan Gigi di Universitas Old Dominion. Itu bukan masalah besar. Masalah hanya mulai ketika adanya ketidakseimbangan bakteri baik dalam mulut.
“Sangat penting untuk diingat bahwa plak gigi adalah bakteri yang kita hilangkan dengan menyikat gigi,” kata dokter gigi Kimberly Harms, DDS,  Penasehat konsumen untuk American Dental Association. Dengan kata lain, kita telah memindahkan kuman dari gigi ke sikat gigi yang kita gunakan.
Bisakah sikat gigi membuat kita jatuh sakit?
Mungkin tidak. Terlepas dari berapa banyak bakteri hidup di mulut, atau menempatkannya dalam mulut kita melalui sikat gigi, pertahanan alami tubuh kita membuatnya sangat tidak mungkin terjadinya penyakit dengan hanya kuman dari sikat gigi. Namun, kita perlu kita ketahui beberapa tips tentang menyimpan sikat gigi, termasuk seberapa dekat itu ke jamban.
  • Jangan sikat gigi saat kita menyiram jamban
    Sebagian besar kamar mandi berukuran kecil. Dan di banyak rumah, jamban ini cukup dekat dengan wastafel kamar mandi di mana kita menyimpan sikat gigi. Setiap kali kita menyiram toilet membuat bakteri beterbangan ke udara sekitar. Dan kita pastinya tidak ingin membiarkan bakteri bersarang di sikat gigi yang berada di dekatnya.
    “Kita tidak menyimpan piring dan gelas bersamaan dnegan jamban, jadi mengapa kita ingin menempatkan sikat gigi di sana?” McCombs mengatakan. “Ini hanya analogi untuk menyimpan sikat gigi sejauh mungkin dari jamban.” Kita juga tidak mau makan setelah pergi ke kamar mandi tanpa terlebih dahulu mencuci tangan. Saran yang sama berlaku sebelum menyikat gigi, sambung McCombs.

Tips menyimpan sikat gigi
Setelah kita pindah sikat gigi jauh dari jamban, berikut ada beberapa tips penyimpanan untuk menjaga sikat gigi kita sebebas mungkin dari kuman:
  1. Tetap dibilas. Bersihkan sikat gigi kita secara menyeluruh dengan air keran setiap kali sebelum dan setelah menggunakannya.
  2. Jaga agar tetap kering. “Bakteri menyukai lingkungan yang lembab,” kata Harms. Pastikan sikat memiliki waktu untuk benar-benar kering sebelum kembali digunakan. Hindari menggunakan penutup sikat gigi, yang dapat menciptakan suasana lembab yang jadi tempat berkembang biak bakteri.
  3. Jaga agar tetap tegak. Simpanlah sikat gigi dalam posisi berdiri
  4. Gunakanlah sikat gigi pribadi. Tidak peduli seberapa dekat kita dengan adik, saudara, pasangan, atau teman sekamar, jangan pernah menggunakan sikat gigi mereka. Jangan menyimpan sikat gigi kita dalam cangkir yang sama dengan kuas orang lain. Setiap kali sikat gigi bersentuhan, mereka bisa bertukar kuman.

Kapan kita harus mengganti sikat gigi?
Cara terbaik untuk menghindari banyaknya kuman pada sikat gigi adalah dengan mengganti sikat gigi secara teratur. The American Dental Association merekomendasikan mengganti sikat gigi setiap tiga sampai empat bulan. Jika bulu sikat rusak, saat kita sedang sakit, atau kita memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, gantilah bahkan lebih sering. Jika kita menggunakan sikat gigi elektrik, gantilah kepala sikat sesering Kita akan membuang sikat gigi sekali pakai.
Setiap kali Kita tergoda untuk melewatkan menyikat gigi dan flossing gigi Kita, ingatlah berapa banyak bakteri mengintai di mulut Kita – dan apa yang bisa mereka lakukan.
“Bakteri merupakan penyebab penyakit gusi, pembusukan, dan bau mulut,” kata Harms. “Pastikan Kita menyikat gigi dan flossing sesering mungkin untuk menghilangkan bakteri.” Membilas mulut Kita dengan obat kumur antibakteri sebelum atau setelah menggosok juga dapat membantu mengurangi plak bakteri penyebab yang dapat menyebabkan radang gusi, bentuk, awal ringan penyakit gusi.

Fakta Menarik Tentang Mulut Kita


Fakta Menarik Tentang Mulut Kita !!!
Mulut ternyata bisa menjadi sarang penyakit buat tubuh kita. Kadang sedikit dari kita yang memikirkan masalah kebersihan dari mulut kita. Padahal banyak dari penyakit kita yang disebabkan oleh bakteri yang berasal dari mulut yang tidak terjaga kebersihannya.

Berikut kami sertakan beberapa fakta menarik tentang mulut dan hal yang berkaitan tentangnya. 

1. Jumlah populasi bakteri di Mulut Anda
Tahukah Anda, bahwa dengan tidak menggosok gigi sehari maka Anda akan mendapati penambahan jumlah bakteri dalam mulut Anda. Bedasarkan penelitian, bahwa jumlah populasi bakteri yang ada dimulut Anda sama dengan jumlah populasi manusia di bumi saat ini. Bahkan, Anda bisa kaget dengan jumlah variant bakteri yang ada dalam mulut Anda. Bedasarkan penelitian, ada sekitar 700 variant bakteri yang hidup dalam mulut Anda.

2. Anjing dan Bakteri
Ternyata ada hubungan erat antara anjing dan bakteri. Bedasarkan penelitian di Amerika Serikat. Jumlah bakteri yang terdapat dalam mulut Anjing bisa lebih banyak dari yang terdapat di mulut manusia. Dan yang menakutkannya lagi, hampir rata-rata dari bakteri yang terdapat dalam mulutnya bisa membuat Anda sakit.

3. Belum Lima Menit
Kita sering mendengar ucapan ini. Ucapan yang biasa ditemukan saat makanan kita terjatuh dan kita mengambilnya lagi untuk kita konsumsi. Kita beranggapan bahwa bakteri tidak akan menempel pada makanan kita jika kita cepat mengambilnya atau sebelum 5 menit. Padahal, bakteri akan menempel pada makanan Anda yang terjatuh saat makanan Anda itu menyentuh lantai.

4. Menyikat Saja Tidak Cukup
The American Dental menemukan bakteri tidak cukup hilang dengan hanya menyikat gigi. Harus ada tindakan yang lebih lanjut dari sekedar menyikat gigi. Berkumur dengan obat kumur merupakan penutup yang sempurna untuk mengurangi bakteri dan plak yang terdapat pada gigi Anda. Tak hanya itu, obat kumur juga dapat mengurangi bau mulut yang tak sedap.

5. Jangan Pernah Memakai Sikat Gigi Orang Lain
Jika Anda sering menggunakan sikat gigi orang lain dalam keseharian Anda. Maka, kami menyarankan agar Anda meninggalkan kebiasaan tersebut. Cairan tubuh bisa melekat pada sikat gigi dan sialnya jika Anda tertular penyakit dari cairan tubuh orang melalui sikat gigi.

6. Lebih Baik Punya Sendiri
Berbagi lipstick dan berbagi minuman dalam satu gelas yang sama merupakan cara termudah dalam penyebaran bakteri dari mulut ke mulut melalui perantara yang disebutkan.

7. Tetap Kering
Cara terbaik menjaga kebersihan sikat gigi Anda adalah dengan menjaganya dan memastikannya agar tetap kering. Jika lembab, maka menjadi tempat yang nyaman untuk pertumbuhan bakteri. Dan bedasarkan saran dari pakar gigi, maka Anda disarankan untuk mengganti sikat gigi Anda selama 3-4 bulan sekali.

8. Minumlah Teh
Teh hijau diyakini sebagai pembunuh bakteri alami. Maka jika Anda ingin tetap percaya diri saat ingin berbicara dengan orang lain, minumlah teh hijau sebagai antiseptik alami untuk membunuh bakteri.

Sabtu, 10 November 2012


Manfaat dan Dampak Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi Bagi Kehidupan Sosial.


Perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi dalam Penyediaan Pangan, Sandang dan Pangan.
1. Dalam Penyediaan Pangan.
Perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam dan teknologi dalam bidang penyediaan pangan melahirkan Panca Usaha Tani yang merupakan program Pemerintah. Panca Usaha Tani meliputi varitas unggul, pupuk, pestisida, pola tanam dan pengairan.
Varitas unggul adalah pilihan utama dari bibit yang pada penanaman diharapkan akan diperoleh buah yang bermutu unggul pula.
Pupuk, yang merupakan bahan makanan pokok dari tanaman, yang merupakan hasil dari perkembangan Ilmu Pengetahuna Alam dan teknologi adalah Urea, Z.A, Superfosfat, Pupuk kompos, Pupuk kandang, dan lain-lain.
Pestisida merupakan bahan kimia yang dipakai untuk memberantas hama dan penyakit yang merusak tanaman sehubungan dengan usaha-usaha mempertinggi hasil produksi. Beberapa pestisida antara lain : Insektisida, Herbisida, Fungisida.
Pola tanam yang teratur akan mempermudah pengawasan dan pemeliharaan terhadap tanaman. Adanya bendungan atau waduk penampungan air beserta saluran primer, sekunder, dan drainase.
2. Penyediaan Sandang
Setelah adanya kemajuan Ilmu Pengetahuan Alam dan teknologi, telah dikembangkan jenis-jenis serat seperti nylon dan rayon, tetoron, dakron, poliester, tetrek, dan lain-lain. Hal ini dikarenakan serat-serat sintesis dengan suatu katalisa yang cocok mempunyai sifat mekanik yang tinggi dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
3. Penyediaan Papan
Dewasa ini, para ilmuwan berusaha untuk memanfaatkan lautan dan ruang angkasa sebagai pemukiman. Mereka membuat pulau-pulau disertai peternakan dan perkebunan laut. Sedangkan dalam jangka panjang, pemukiman di antariksa sedang dalam penelitian, walaupun untuk mewujudkan itu semua merupakan tantangan yang berat, namun mengingat kemampuan dan usaha manusia yang tinggi, kemungkinan yang dipaparkan di atas bukan lagi suatu impian kosong.

Cukup itu Aja Artikel yang Aku share Hari Ini ya :) Bye Bye

IPA vs IPS ?

IPA vs IPS
Hai sahabat X ( Sepuluh ) SMA ! Sebentar lagi kita akan menghadapi yang namanya penjurusan. Menurut survey saya, banyak anak muda yang galau memilih IPA ( Ilmu Pengetahuan Alam ) atau IPS ( Ilmu Pengetahuan Sosial ). Bagi beberapa sekolah, sudah di mulai penjurusan dari kelas X semester 2.
Masalah terjadi ketika ada debat yang mengatakan bahwa anak IPS itu bodoh, rendahan, dan malas. Sedangkan IPA itu di dominasi anak-anak yang pintar, rajin, dan berprestasi. Saya mengatakan ITU SALAH BESAR ! Tidak ada beda antara anak IPA dan IPS, yang penting minat, kemampuan, dan bagaimana cara murid itu bertanggung jawab atas jurusan yang dia pilih.
Di lain sisi, ada yang mengatakan IPA itu pelajaran “orang sibuk” . Hey, saya di IPS, dan saya pun cukup sibuk untuk belajar mengenai IPS.
Anak IPA bilang anak IPS lemah, bodoh, dsb. Anak IPS bilang anak IPA rasis, tidak pakai otak dalam berbicara,dsb. Apa masalahnya ? Tidak ada kasta dalam pemilihan jurusan. Yang penting minat + bakat + bertanggung jawab atas keputusan anda.
Menurut saya, kelebihan IPA itu bisa mengambil banyak jurusan di kuliah nanti. Apalagi bila minatnya menjadi dokter, ataupun arsitek. Tapi sayangnya, IPA lebih bekerja di dalam ruangan. Seperti dokter, ahli mesin, dsb. Saya dan beberapa teman yang cukup menonjol di IPA mengakui bahwa pelajaran IPA sedikit lebih ribet. Namun, bukan berarti ilmu IPS lebih gampang bukan ? Semua punya tingkat kesulitan masing-masing dan rajin tidaknya si murid. Anak IPA intinya mempelajari ilmu pasti, alam, maupun eksak.
Fakta anak IPA ;
 Identik dengan metode ilmiah yang mengutamakan logika
 Jawaban atas pertanyaan soal adalah pasti dan tidak bisa diganggu gugat
 Ex : Teknik, Kedokteran, Keperawatan, Ilmuwan (BIologi, Kimia, dll), Psikologi
 Bisa lintas jurusan begitu memilih PTN, karena terbiasa terlatih logika dan penalarannya
 Perlu waktu dan suasana yang khusus (konsentrasi tinggi) untuk mempelajari IPA
 Sering terlihat belajar terus, seperti tidak ada waktu santai
 Banyak siswa IPA, yang akhirnya memilih jurusan IPS ketika kuliah
Kelebihan IPS antara lain bisa mengambil jurusan yang nantinya bisa bekerja di luar ruangan seperti reporter, jurnalis, fotografer, dll meskipun ada juga yang di dalam ruangan seperti akuntan, dsb.
Saya sendiri menilai bahwa IPA lebih banyak hitungan,meskipun ada beberapa hafalan juga. Sedangkan IPS lebih banyak hafalan meskipun ada hitungan nya juga. Anak IPS mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan masyarakat
 Bukan santai, tetapi pelajarannya membutuhkan penalaran dan kekrtitisan dalam berpikir
 Informasi kemasyarakatan terus berkembang setiap hari, sehingga harus rajin membaca
 Saat ini, dunia kerja membuka lapangan yang luas untuk jurusan Sosial. Dengan catatan, lulusan harus luwes, aktif dan tanggap terhadap perubahan sosial.
 Masih punya waktu untuk bergaul, sehingga wawasan tentang kemasyarakatan bisa bertambah
 Ex : Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Akuntansi, Bahasa, Hukum, Sosial Politik
 Bisa namun, agak sulit untuk lintas jurusan ketika PTN
Bagaimana dengan anak yang mau IPS tetapi di paksa orang tuanya IPA atau sebaliknya ? Saran saya, ada baiknya anda sharing ke orang tua anda dengan baik-baik bahwa anda punya hati di IPA/IPS dan berkomitmen akan memberikan hasil terbaik di IPS. Bagi anda orang tua, yang membaca tulisan saya, ada baiknya anda bertanya pada anak anda, di mana minat dia. Jangan memaksakan anak, karena nanti hasilnya sia-sia. Uang terbuang sia-sia, anak tidak maksimal, dan membuang emosi masing-masing pihak.
Saya punya beberapa tips buat teman-teman yang lagi bingung mau ambil jurusan apa nanti..
1. Pikirkan cita-cita anda. Dokter ? Sudah pasti IPA. Tapi bagaimana dengan yang mau fotografi atau design grafis ? Saya sarankan anda masuk IPS. Jangan sampai sudah penjurusan, anda memilih IPS, tapi ingin jadi dokter di tengah jalan.
2. Jangan ikut-ikutan teman. Banyak sekali anak-anak yang terjebak di situasi yang sebenarnya mereka tidak inginkan, dan semua beralasan karena ikut-ikutan teman. Pilih sesuai bakat anda.
3. Bila kamu mau di dua jurusan tersebut dan berpotensi, lihat juga nilai-nilai anda. Lebih besar yang mana. Karena biasanya anda akan termotivasi untuk melakukan hal yang lebih baik lagi.
4. Tanya orang tua, bagaimana pendapat mereka, karena orang tua tahu yang terbaik buat anaknya.
5. Tanya kakak / kakak kelas yang sudah lebih dulu mendahului mu memasuki tahap penjurusan, tanya bagaimana pendapat mereka mengenai jurusan yang mereka ambil. Ini bisa jadi bahan pertimbangan buat anda juga.
6. Tidak ada salahnya anda bawa dalam doa. Tanpa membedakan agama, ada baiknya anda berdoa agar anda di beri hikmat oleh-Nya agar memilih jurusan yang tepat.
7. Kalau anda tipe pemikir, suka dengan tantangan, serius, tidak mudah percaya, memiliki kemampuan berhitung, imajinasi, dan abstraksi yang tinggi, IPA adalah pilihan yang tepat.
8. Kalau anda bertipe pede, nggak malu untuk tampil, banyak ngomong, mudah bergaul, punya rasa sosial yang tinggi, dan daya ingat tinggi, cepat mengahafal atau mengingat sesuatu, IPS adalah pilihan yang tepat.
Jadi, mari memilih jurusan yang tepat bagi anda. Jangan menyesal di kemudian hari, dan STOP MEMBEDA-BEDAKAN JURUSAN !